Penyebab Kenapa Lo Suka Ngerasa Hampa

Tebsholic, menjadi dewasa bukan hanya tentang tuntutan ekonomi saja nih. Selain kebutuhan ekonomi, lo juga harus menyadari kebutuhan rohani. Pernah gak sih saat lo sendirian atau bareng orang tapi merasa hampa? Kalau iya, bisa jadi beberapa faktor ini pemicunya.

Cek, yuk supaya secepatnya bisa mencari solusi.

1. Suka lebih mementingkan kebahagiaan orang.

Menolong orang yang lebih membutuhkan memang perbuatan terpuji. Itu tandanya lo punya jiwa simpati dan tidak egois. Tapi lo juga perlu paham kalau upaya membahagiakan orang lain tuh jangan sampai melupakan kebahagiaan diri sendiri.

Kalau hal itu memaksa diri lo, lebih baik menolak dengan lembut dari pada menolong tapi engga ikhlas. Bisa jadi sebab kekosongan hati lo selama ini karena lupa caranya membahagiakan diri sendiri.

2. Hubungan lo dan keluarga lagi engga akur.

Salah satu faktor yang bikin lo merasa hampa ialah karena mungkin lo rindu pelukan keluarga. Nasihat ayah, omelan ibu serta senda gurau keluarga besar kadang bisa bikin hati lo merasa terisi.

Sekaranglah saatnya buat lo menyadari dan membuang sifat keras kepala. Sudahi hal-hal yang menjadi akar pertengkaran dengan keluarga. Selain hal itu bakalan bikin hidup lo engga lagi hampa, dekat dengan keluarga membuat kebahagian lo juga bertambah.

3. Lo mungkin merindukan adanya belahan jiwa.

Kadang Ketika memasuki fase dewasa dan lo masih single, satu hal yang diinginkan adalah pasangan. Karena kekosongan dalam hati itu butuh tempat bersandar dan berbagi ke orang yang akan diajak mengarungi kehidupan rumah tangga.

Padahal saat masih single lebih baik dinikmati sembari mencari pasangan hidup. Dengan seperti itu kegalauan akan berkurang. Perasaan hampa yang kamu alami itu wajar. Faktornya bisa bermacam-macam, tetap tenang setiap masalah yang hadir pasti ada solusinya. Sudah pahamkan sekarang?