Demi Kesehatan Mental, Banyak Gen Z Pakai HP Jadul Lagi

Belakangan ini istilah Gen Z, Millenial sedang ramai disebutkan. Gen Z sendiri dikenal sebagai generasi yang engga bisa lepas dari smartphone. Tapi sekarang malah banyak Gen Z yang beralih dari smartphone dan kembali mamakai HP jadul demi mental health.

Dilansir dari Huck Magazine, seorang remaja bernama Eden bercerita kalua smartphone miliknya sempat rusak pada awal tahun 2020. Remaja berusia 22 tahun merasa kesal pada saat itu karena waktunya banyak dihabiskan di depan smartphone, lalu ia pun memutuskan untuk tidak membeli smartphone baru selama sebulan.

"Dalam periode ini, saya memperhatikan peningkatan besar-besaran dalam suasana hati dan kebebasan saya untuk berpikir," kata Eden, dikutip dari Phone Arena.

Eden mengaku kesulitan menghubungi orang terdekatnya. Lalu pada akhirnya, Eden pun membeli sebuah ponsel lama, yaitu Nokia 130.

Eden mengatakan setelah smartphone-nya rusak ia merasa kesehatan mentalnya semakin membaik. Ia juga menyadari menggunakan feature phone seperti Nokia 130 membuatnya jadi lebih hemat karena hanya digunakan untuk mengirim SMS dan menelepon

Gen Z dilaporkan memiliki rata-rata screen time sebanyak 29 jam dan 29 menit dalam seminggu. 48% Dari mereka juga mengaku sedih, cemas dan depresi saat menggunakan media sosial.

Associate Professor di Nottingham Trent University Dr. Daria Kuss mengatakan beralih dari smartphone ke feature phone memang bisa meningkatkan kesehatan mental pengguna.

"HP jadul memiliki fungsi yang lebih sedikit dibandingkan smartphone dan hanya akan melibatkan pengguna untuk periode waktu yang terbatas, terutama untuk tugas-tugas seperti membuat panggilan telepon dan menulis pesan sederhana," kata Kuss.

"Ini membebaskan banyak waktu untuk dihabiskan bersama keluarga dan teman, dan terlibat dalam aktivitas rekreasi, yang meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan," sambungnya.