Hikmah yang Bisa Lo Petik dari Toxic Relationship

Tebsholic, Pernah atau engga sih lo mengalami hubungan yang beracun atau biasa disebut toxic relationship. Lo patut bersyukur jika mampu keluar dari hubungan yang engga sehat tersebut.

Walaupun dampak dari hubungan toxic itu masih lo rasakan sekarang, pasti ada hikmah di baliknya yang bisa lo petik dan dijadikan pelajaran. Simak hal-hal berikut ini yang bisa jadi pelajaran setelah lo mengalami toxic relationship.

1. Lo bisa tahu apa yang diinginkan dalam hubungan.

Pernah terjebak dalam sebuah hubungan yang enggak sehat bisa membuat lo jadi mampu melihat dengan lebih jelas, hal apa yang diinginkan dalam hubungan. Hal apa yang bisa lo toleransi, dan mana yang engga karena pernah merasakan hubungan yang gak sehat sebelumnya, bisa meningkatkan kewaspadaan  supaya enggak jatuh di lubang yang sama. Tentu saja ini akan berguna sebagai guideline, supaya lo engga lagi hanya mengutamakan perasaan dan mengabaikan logika.

2. Radar lo jadi lebih sensitif menangkap sinyal pasangan yang toxic.

Sebelum hubungan toksik terjadi sampai parah, sebenarnya ada loh sinyal-sinyal halus penanda ada yang enggak beres sama hubungan lo. Entah komunikasi kalian yang enggak lancar, manipulative, kebiasaannya yang kasar baik verbal maupun non verbal bisa bikin lo sadar kalua lagi terjebak dalam toxic relationship.

Nah pelajarn yang bisa diambil, sinyal lo akan jadi lebih sensitif menangkap kehadiran pasangan yang enggak baik karena pengalaman yang sudah dirasakan. Hal ini memberi lo peluang mendapatkan pasangan yang tepat dan bisa memberi jalinan asmara yang sehat.

3. Berusaha lebih mencintai diri sendiri.

Dari pengalaman gagal kemarin, lo jadi lebih mengerti akan makna mencintai diri sendiri. Semua itu enggak akan terjadi kalau lo lebih obyektif dalam menilai diri sendiri dan bukan malah mengiyakan segala manuvernya untuk membuat lo merasa buruk.

Sekarang lo jadi lebih bisa menerima kelebihan dan kekurangan dalam diri. Jangan biarkan ada orang lain yang mengeksploitasi sisi minus lo hanya demi mengangkat nilai dirinya supaya terlihat istimewa.