Manfaat Jatuh Cinta Bagi Kesehatan Jantung

Bulan Februari pasti identik banget dengan yang namanya percintaan yaa. Tapi kali ini Tebs mau kasih tau buat tebsholic semua manfaat jatuh cinta buat kesehatan. 

 

    Bahkan banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta bisa menjadi obat segalanya. Tapi tau ga sih selain buat kesehatan mental, jatuh cinta juga berguna untuk kesehatan fisik juga. Mendingan langsung aja yuk cek manfaat jatuh cinta untuk kesehatan.

 

Membuat Orang Merasa Gembira

 

Saat tebsholic jatuh cinta udah pasti lo merasa senang kan. Saat seseorang mengalami jatuh cinta, kadar neurotransmitter dopamine pada otak seseorang juga ikut mengalami peningkatan. Tidak hanya saat kamu jatuh cinta, kadar dopamine pada otak meningkat ketika kamu mengalami sesuatu hal yang dianggap menyenangkan. Inilah yang membuat rasa jatuh cinta seperti di mabuk asmara dan candu.

 

Menurunkan Tingkat Depresi & Stress

Tentu dengan merasakan perasaan bahagia, lo bisa menurunkan tingkat stres dan depresi yang dialami. Nyatanya, seseorang yang mengalami jatuh cinta lebih banyak tertawa yang membantu untuk menurunkan tingkat stres. Sebaliknya, jika kamu kehilangan seseorang yang tebsholic cintai dan sayangi, tentu kamu dapat meningkatkan risiko stres dan depresi. Kondisi jatuh cinta dikaitkan dengan peningkatan hormon oksitosin yang membuat terhindar dari stres maupun depresi. 

 

Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Jatuh cinta ternyata dapat meningkatkan kekebalan tubuh lo juga. Menurut dr. Gian Gonzaga, pimpinan utama pada penelitian dan pengembangan eHarmony Labs mengungkapkan pasangan yang menghadapi masalah dan berargumen dengan kasih sayang memiliki kekebalan tubuh yang lebih tinggi dibandingkan pasangan yang sering bertengkar dengan tekanan emosi yang tinggi.

 

Menjaga Kesehatan Jantung

Menurut penelitian dari Pittsburgh University, wanita yang menjalani pernikahan dengan bahagia memiliki gangguan kesehatan yang berhubungan dengan jantung lebih rendah dibanding dengan yang memiliki hubungan tidak sehat.

 

Membuat Umur Lebih Panjang

Menurut Joseph Hullet, psikiater dan senior medical director dari OptumHealth mengatakan seseorang memiliki tingkat stres yang rendah ketika mereka memiliki hubungan yang harmonis dengan pasangan. Tingkat stres yang rendah meningkatkan kualitas kesehatan seseorang. Dengan begitu, seseorang terhindar dari berbagai gangguan penyakit dan memiliki umur yang lebih panjang dibandingkan orang-orang yang jarang merasakan jatuh cinta. 


 

Wahhh banyak banget yaa manfaatnya, tapi jangan dipaksakan juga jatuh cintanya yaa tebsholic. Jangan takut untuk jatuh cinta yaa apalagi di bulan penuh kasih sayang ini.