Unik! Hotel di Bandung Ini Pakai Sirine Perang Sebagai Tanda Buka Puasa

Momen berbuka puasa indentik dengan suara adzan sebagai penanda waktu berbuka puasa. Beberapa daerah kadang memiliki ciri khas untuk menandakan waktu berbuka puasa telah tiba. Seperti Hotel di Kota Bandung ini, sirine perang dibunyikan sebagai penanda waktu berbuka puasa

Hotel Savoy Homann yang terletak di Kota Bandung menjadi pihak yang membunyikan sirine tersebut. Marketing Communication Hotel Savoy Homann Bandung, Fanny Karmarani mengatakan pada zaman dahulu Hotel Savoy Homann digunakan sebagai markas sekutu. Kemudian, karena masih ada ancaman perang maka dipasanglah alarm tersebut.

"Alarmnya dulu sempat zaman merdeka sempat dijadikan markas Jepang, markas sekutu. Nggak selalu fungsi (sebagai) hotel, jadi sempat dialihfungsikan. Di saat, di masa itu dipasang alarm sirine perang," kata Fanny.

Usut punya usut, sirine tersebut sudah ada sejak hotel berdiri yaitu di tahun 1871, jauh sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.

"Karena mengandung nilai sejarah, dipakai untuk mengumumkan keadaan perang, sekarang juga daripada tidak berfungsi kita pergunakan sebagai pengumuman azan maghrib," ujar Fanny menambahkan.

Sirine itupun baru digunakan sebagai tanda buka puasa pada di tahun ini. Dari area Garden Restaurant, suara sirine tersebut terdengar nyaring bahkan sontak menarik perhatian beberapa pengunjung.

"Sayang saja daripada nggak difungsikan lagi, sebagai salah satu ciri khas hotel Savoy Homann. Kapannya tidak pernah tercatat yang pasti sudah lama ada di sini. Mengumumkan azan berkumandang hanya baru tahun sekarang," ujarnya.