Ketika COVID-19 Menjangkau Puncak Dunia

Pandemi COVID-19 ternyata tidak hanya menjangkiti negara-negara di dunia. Puncak tertinggi, Everest pun tak luput dari pandemi mematikan ini. Dilansir dari Channel News Asia, hal ini diketahui ketika sejumlah pemandu dites dan diyatakan positif COVID-19 pada Sabtu (22/5) lalu.

Kabar tersebut diungkapkan oleh pendaki asal Austria, Lukas Furtenbach yang belum lama ini membatalkan pendakiannya ke Everest akibat COVID-19. Ia menyebut, kalua satu pemandu asing dan enam pemandu Nepal dites dan positif COVID-19.

"Saya kira dengan semua kasus yang telah dikonfirmasi dari pilot, asuransi, dokter dan kepala ekspedisi, saya punya hasil test positif yang bisa kita buktikan bersama," ujar Lukas pada media AP di Kathmandu.

Lukas menyebut, setidaknya 100-200 orang positif COVID-19 di basecamp Everest. Ia menekankan, bahwa hal itu tidaklah mengherankan  setelah melihat banyaknya orang yang sakit hingga batuk-batuk di tenda mereka.

Terkait hal itu, pihak Pemerintah Nepal disebut tak dapat dimintai keterangan pada Sabtu pekan lalu. Sedangkan tim pendaki lain belum mengumumkan perihal kasus infeksi COVID-19 di antara anggota mereka.