Kemnaker Dorong Seluruh Negara ASEAN Untuk Perkuat Hak Penyandang Disabilitas

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan bahwa Indonesia bersama negara anggota ASEAN telah mengupayakan hak penyandang disabilitas tingkat regional ASEAN dengan menetapkan ASEAN Enabling Masterplan 2025 Pengarusutamaan Hak Penyandang Disabilitas. Menaker juga menyampaikan ketika menjadi pembicara saat Dialog Hak Penyandang Disabilitas Regional Kelima Tingkat ASEAN secara virtual saat Kamis, 31 Maret 2022. 

Ida mengatakan Kemnaker menyadari akan isu pasar tenaga kerja inklusif bagi disabilitas. Maka dari itu, Kemnaker memperkuat pengarusutamaan hak penyandang disabilitas dengan cara mendorong Pemerintah, BUMN, BUMD, serta perusahaan swasta untuk mempekerjakan penyandang disabilitas dan memberikan penghargaan kepada perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas. Karena bagaimanapun juga penyandang disabilitias memiliki keinginan yang kuat untuk bekerja serta kemampuan tersendiri dalam bekerja. Ida juga menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk memperbaiki kondisi penyandang disabilitas secara nasional dengan melibatkan para pemangku kepentingan serta mitra sosial untuk berperan lebih banyak dan besar dalam mengarusutamakan pemberdayaan penyandang disabilitas. Hal tersebut dilakukan melalui pengembangan program serta memberikan akses lapangan kerja dan peluang wirausaha.