Ketika Kreativitas dan Inovasi Meledak di Panggung Jakarta Fashion Week

Saya berharap akan terjadi ledakan inovasi yang terjadi saat Jakarta Fashion Week 2023 setelah 2 tahun pandemi, kata Svida Alisjahbana, Chairman JFW dan CEO GCM Group, dalam satu perbincangan, di awal Oktober.

 

Hal itu menggerakan seluruh perancang busana dalam pembuatan design busana terbaiknya. Dengan konsep dan semangat baru untuk bertransformasi, kemeriahan pekan mode Jakarta yang paling berpengaruh di Indonesia, bahkan diperhitungkan di Asia Tenggara, tak terelakkan.

 

Semua yang dilakukan tidak terlepas dari waktu pandemi Covid 2 tahun belakangan. Dari sini, kampanye Fashion Reformation muncul dan terasa sangat relevan. JFW 2023 pun dipersiapkan secara matang dengan konsep kebaruan, direncanakan untuk menghadirkan karya-karya hebat para perancang mode pascapandemi yang akan memberikan pengaruh besar bagi tren mode Indonesia.

 

Di rumah barunya di Pondok Indah Mall 3, ledakan-ledakan kreativitas JFW 2023 yang diharapkan Svida pada akhirnya terjadi di semua lini. Regenerasi tim membawa hawa segar dan suasana berbeda dalam banyak hal, termasuk bagaimana JFW 2023 dipresentasikan secara keseluruhan, baik luring maupun daring. Tata ruang, dari runway yang megah hingga 2 lounge, ditangani dengan sangat cermat oleh Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) didukung oleh banyak mitra lainnya. 

 

Dari sisi show, ratusan perancang mode yang terlibat, nasional maupun internasional, menghadirkan koleksi-koleksi mutakhir yang diyakini akan menjadi acuan tren 2023. Kreativitas yang meluap-luap tidak semata soal bagaimana menghadirkan karya-karya spektakuler dan mencengangkan, namun lebih dalam lagi, membawa konsep dan filosofi kuat yang sangat relevan dengan kondisi kini. 

 

 

Dari sisi sponsor banyak sekali brand yang mendukung berjalannya acara fashion terbesar di Indonesia, seperti Tebs yang ikut serta dalam kolaborasi sebagai brand yang mendukung terbentuknya hasil kolaborasi fashion yang berani dan sesuai dengan tren masa kini.